Koreksi Berita adalah Bagian dari Akuntabilitas
Berita yang telah terbit masih bisa memerlukan perbaikan: nama, angka, kutipan, atau konteks tertentu mungkin perlu diklarifikasi setelah pemeriksaan lanjutan. Mengubahnya diam-diam membuat pembaca sulit mengetahui versi mana yang benar. Koreksi yang jelas adalah bagian dari tanggung jawab redaksi terhadap informasi yang telah disampaikan.
Terangkan Apa yang Berubah
Catatan koreksi sebaiknya menunjukkan bagian yang diperbaiki dan kapan perubahan dilakukan. Jika kekeliruan memengaruhi pemahaman utama, penjelasannya perlu cukup terang agar pembaca tidak hanya melihat versi terbaru tanpa mengetahui ada perubahan. Kejelasan ini juga membedakan koreksi dari penyuntingan biasa.
Bedakan Koreksi dan Pembaruan
Koreksi membenahi informasi yang keliru atau tidak tepat, sedangkan pembaruan menambahkan perkembangan baru pada peristiwa yang masih berlangsung. Keduanya penting, tetapi alasan perubahannya berbeda. Menyebutkan perbedaan itu membantu pembaca memahami apakah fakta sebelumnya dibetulkan atau situasinya memang telah berubah.
Jadikan Kepercayaan Terukur
Akuntabilitas tidak berarti setiap laporan bebas dari kekeliruan; artinya, kesalahan ditangani dengan jujur dan dapat dipahami pembaca. Pedoman pemberitaan media siber dan kode etik jurnalistik memberi kerangka untuk menjaga ketelitian serta tanggung jawab tersebut. Saat membaca berita yang diperbarui, perhatikan catatan perubahannya, bukan hanya judul dan isi terakhir.